Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
KKD Studi Hukum STAI Pekanbaru Taja Penyuluhan Dampak Nikah Siri
Selasa, 26-07-2022 - 15:06:27 WIB
Kelompok Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Program Studi Hukum Keluarga Islam STAI Pekanbaru menggelar penyuluhan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupeten Bengkalis

TERKAIT:
   
 

BENGKALIS,Riautempo.Com - Menanggapi anggapan atas kegelisahan masih adanya praktik pernikahan siri di tengah masyarakat, Kelompok Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Program Studi Hukum Keluarga Islam STAI Pekanbaru menggelar penyuluhan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupeten Bengkalis, Senin (25/07/2022).

Banyak hal yang dibahas, salah satunya dampak dari pernikahan siri.Penyuluhan dimotori mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian masyarakat dengan dosen Dr Afiq Budiawan MHI dan H Zainur ME Sy.

Dalam penyuluhan ini Banyak hal yang dibahas, salah satunya dampak dari pernikahan siri, dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sumber Jaya Muhahamad Hariyanto mengatakan, penyuluhan ini sangat penting. Sebab masih ada di tengah-tengah masyarakat melakukan praktik nikah siri.

"Memang praktik pernikahan siri sah secara agama, hanya saja di sisi lain, ada dampak yang belum dipahami, terkhusus bagi kaum wanita dan kita harap penyuluhan ini dapat membuat masyarakat paham akan praktik nikah siri ini" ujar Haryanto

Hadir sebagai narasumber KUA Siak Kecil Sulistiio SAg. Dia mengatakan, praktik nikah siri dilatarbelakangi faktor ekonomi, usia dan hamil di luar nikah. 

Kendati sudah banyak melakukan edukasi dan sosialisasi, namun masih dijumpai pernikahan siri di tengah masyarakat. 

Narasumber berikutnya Dr Afiq Budiawan MHI memaparkan, dalam Kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu Karya Syaikh Wahbah Zuhaili, nikah siri adalah nikah yang dirahasiakan, hanya diketahui pihak terkait dengan akad.

Pada akad, kedua saksi, wali dan mempelai diminta untuk merahasiakan pernikahan. Sebenarnya itu tidak diperbolehkan, apabila dilihat dalam aturan Fiqih dan aturan yang ada di Indonesia, pernikahan siri dilarang karena banyak mudaratnya.

Diantara mudarat nya adalah istri tidak dapat menggugat suami apabila ditinggalkan, anak tidak memiliki status yang jelas dan dimungkinkan tidak mendapatkan hak waris dan lain sebagainya. 

Editor : Dyanto




 
Berita Lainnya :
  • KKD Studi Hukum STAI Pekanbaru Taja Penyuluhan Dampak Nikah Siri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Pengurus Koperasi BBDM Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan MTQ Kecamatan Bukit Batu
    02 Dikunjungi Anggota DPRD, Stand Bazar Desa Lubuk Muda suguhkan Menu Gulai Ubi Ikan Biang
    03 163 KPM Terima BLT-DD dari Pemdes Pakning Asal
    04 Polda Riau Ajak Warga Raja Bejamu Cegah Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
    05 Sukses ikut serta Pawai Taaruf MTQ Siak Kecil, Kades Lubuk Muda : Terima Kasih Bupati Bengkalis
    06 PC TIDAR bersama DPD KNPI Bengkalis Gelar Open Turnamen Futsal Cup 2022
    07 Kades Sungai Selari Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah Kepada Masyarakat Kurang Mampu
    08 Ribuan Warga Sungai Selari Tumpah Ruah Ikuti Jalan Santai
    09 PGRI Siak Kecil Resmi dikukuhkan Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis
    10 Sambut HUT Kemerdekaan RI, Pemdes Sungai Selari Gelar Berbagai Kegiatan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - RIAU TEMPO